Abu Aisyah Official Web Site

Tag: maulid

Valentine, Maulid, Imlek: Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu

by Abu Aisyah on Feb.13, 2010, under As Sunnah, Catatanku, Fiqih, Tauhid

Bismillahirahmaanirrahiim,

Alhamdulilah. Wa sholatu wa ‘alaa rasulillahi wa ‘alaa ‘alihi wa a sh habihi ajma’in waman tabi’ahum bi ihsaan ilaa yaumiddin. Amma Ba’du.

Sekarang bulan Februari, yeah bulan Februari ini serba merah dan pink. Dan juga dari awal bulang sudah dibahas juga di pengajian-pengajian di masjid-masjid kampung bahwa di bulan ini akan datang hari Maulid nabi Shallallahu’alaihi wa salam. Saya akan bahas tiga hal ini, yang sebenarnya banyak orang awam yang tidak tahu agama ikut-ikutan, bahkan diantara mereka yang sedikit lebih pintar rela membela-bela ikut merayakannya. Terus terang, setiap tahun juga para ustadz, dan juga orang-orang yang ‘alim dalam ilmu agama telah memperingatkan manusia. Dan sudah tentu mengingatkan manusia ini adalah salah satu bentuk hal yang wajib untuk berdakwah, berammar ma’ruf nahi mungkar.

Dan diposting kali ini saya akan membahas sedikit saja tentang persoalan tahunan ini. Yang pertama masalah Valentine. Valentine bukanlah perayaan dari Islam, dan karena bukan hari raya umat Islam maka umat Islam harus menyadari bahwa di Islam hanya ada tiga hari raya, yaitu hari raya Iedul Fitri, Iedul Adha dan hari Jum’at. Inilah hari-hari di mana umat Islam merayakannya, dan kebanyakan perayaan keagamaan umat Islam tidaklah dengan hura-hura, tidaklah juga dengan sesuatu yang melanggar syari’at. (continue reading…)

2 Comments :, , more...

Perjalanan Pulang dari Tangerang

by Abu Aisyah on Mar.24, 2008, under Catatanku

Hari Jum’at kemarin saya pulang dari Tangerang dengan menaiki pesawat Lion Air JT8969 tujuan Jakarta-Surabaya-Kupang. Pesawat mendapati delay yang lumayan lama 50 menit. Dan saya tidak pernah tidak kenal delay, selalu kena delay. Ada pengalaman yang menarik ketika saya pulang tersebut.

Pesawat yang terombang-ambing hujan tersebut sesekali membuatku terbangun dari tidur. Karena semenjak beberapa hari ada di Tangerang, keadaanku mulai memburuk, tubuhku mulai terasa capek dan sangat tidak fit untuk mengatasi beberapa hal. Aku saja mengurungkan niat membaca “On Writing” di pesawat itu. Mataku selama kurang lebih 45 menit kupaksa untuk terpejam, sambil sesekali terbuka untuk melihat keadaan di luar yang hanya diselimuti awan putih dan kilat yang menyambar-nyambar.

Aku tidak duduk di dekat jendela, aku nggak suka. Padahal biasanya aku sangat senang duduk dekat jendela, karena aku suka melihat pemandangan bumi dari atas langit ini. Hal-hal yang pertama kali aku inginkan adalah ingin bisa melihat Aisyah lagi. Terus terang salah satu alasanku untuk pulang adalah karena ingin bertemu dengan Aisyah.
(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!