Tag: Catatanku
Memburu Rumah dengan Harga Murah
by Abu Aisyah on Dec.12, 2008, under Catatanku
Beberapa minggu ini aku dan istri mencoba mencari rumah yang murah. Karena istri sudah tidak mau untuk tinggal ngontrak. Akhirnya kami mencari di beberapa perumahan yang mungkin “harganya murah”. Bahkan beberapa teman istriku mencoba untuk menawarkan rumah-rumah yang ada di malang raya ini.
Alhasil ada beberapa hal yang aku catat, yaitu semua rumah di malang itu MAHAL. Tidak ada yang harganya dibawah Rp. 50.000.000,-. Dan memang sih nggak ada yang murah hehehehe…, dan berikutnya semuanya pakai sistem bunga. Entah itu dengan suku bunga terendah ataupun suku bunga bank tertinggi. Yang jelas hal itu riba. Ada juga yang nawarin pakai KPR Syari’ah. Entah seperti apa bentuknya aku juga nggak tahu. Yang jelas sih masih tanya-tanya. Kalau KPR Syari’ah katanya bagus, sampai paling nggak 15 tahun nyicil. Tapi ya itu tadi masih ada batas waktunya. Ada nggak yang batas waktunya sesuai dengan yang minjam?
Aku masih bingung kalau soal KPR Syari’ah. Alhasil banyak sih yang nawarin rumah dengan berbagai fasilitasnya, tapi ya itu tadi masih pakai riba. Aku malah kepingin nyari rumah angker yang dijual murah hihihihi…Dulu di bandung ada sih rumah angker yang dijual dengan harga Rp. 100 juta.
Di Malang ada sih yang menarik yaitu di perumahan Mondoroko, tapi kalau dilihat bentuk rumahnya, atap asbes, type 36, bangunannya kecil rasanya kurang begitu tertantang aku untuk tinggal di sana. Memang sih ada yang merenovasi ulang. Namun rasanya kalau itu dihadapkan ama aku kurang sreg. Rencanaku sih mending beli tanah, trus bangun rumahnya setahap demi setahap. Itu lebih baik sepertinya. Tapi emang ada jual tanah dengan nyicil di Malang ini?
Ada yang tahu?
Mendulang Komplain Seharian
by Abu Aisyah on Feb.09, 2008, under Catatanku
Hari ini banyak komplain, dari klien makassar, dan juga klien lokal (Malang). Ada yang minta diinstall dan ada juga yang minta diperbaiki, ada yang SEVnya juga error. Duh, beginilah kalau sendirian di rimba Malang tanpa temen-temen implementator, tugasku seharusnya jadi programmer yang puas dengan berbagai koding yang memusingkan otak dan membuat perut lapar.
Dan sekarang dipindah ke suport online. Berat brow, soalnya kebanyakan klien suka sekali manja. Kalau nggak diurus pasti marah-marah ampe melotot dan boss gua jadi sasaran dan gua juga jadi korban. Nasib jadi karyawan. Seharian ini ngurusin klien makassar yang minta enginenya diubah (upgrade). Eh tapi malah seharian pula nggak tahu errornya di mana. Ada juga salah satu klien yang sengaja tidak membalas lagi setelah aku mintai pertanyaan.
Susah kalau orang nggak pernah tahu linux dan tahunya hanya windows. Kalau bantu pake YM, kalau orang nggak sabar juga bakal putus asa nangani klien-klien seperti itu. Banyangin tiap ketik satu perintah harus dipandu. Contohnya “Coba ketik ls /srv/www/htdocs/, lsnya huruf kecil, itu huruf L bukan I”. Dan seterusnya. Ketik C spasi D, capek deeh…
(continue reading…)
Pindahan di Kontrakan yang Baru
by Abu Aisyah on Feb.05, 2008, under Catatanku
Tepatnya tanggal 3 Februari aku dan keluarga mulai menempati tempat kontrakan yang baru. Nggak jauh dari tempat kontrakan yang semula, dengan harga yang lebih murah daripada sebelumnya. Dari sini juga timbul kebingungan untuk mencari pembantu rumah tangga, karena pembantu rumah tanggaku sebelumnya udah pergi untuk kerja di Sampoerna. Apalagi sang istri sedang menunggu kelahiran anak kedua yang diperkirakan dalam Februari ini.
(continue reading…)




