Tag Clouds

Pesta Blogger 2010

Ramadhan Blogging

Tantangan 31 Hari Ngeblog, Anda bisa?

Follow me on Twitter

Member of LUG STIKOMP

Short Comments


ShoutMix chat widget

Adds

Terlalu Berlebihan

Presiden Obama yang dipuji-puji itu ternyata batal datang. Dan diundur sampai bulan Juni entah apa alasannya. Tadi malam sempat melihat beritanya di RCTI yang disampaikan Putra Nababan langsung dari Washington DC lewat berita skrip berjalan. Betul-betul sebuah hal yang terlalu berlebihan kalau misalnya hanya demi menyambut seseorang tamu dari negara semacam Amerika mengeluarkan banyak biaya, banyak tenaga.

Beberapa waktu lalu kita sempat dihebohkan dengan patung Obama kecil yang ada di kawasan Menteng. Banyak yang protes terhadap patung itu, pasalnya buat apa musti membuat patung? Toh tidak akan ada gunanya lagi kalau sudah dibuat. Obama juga sama sekali tidak berjasa buat Indonesia, bahkan lebih dari itu ia sama sekali tidak dikenal. Yang aneh juga ada beberapa pemilik restoran atau chef ternama ingin masakannya dicicipi oleh Obama kalau datang kelak. Yang lebih aneh lagi SD Menteng tempat Obama sekolah ketika kecil juga sibuk untuk latihan nyanyi guna menyambut Obama. Dan beberapa stasiun tv juga disibukkan untuk membroadcast secara detail tentang Obama, mulai dia dari Menteng, tempat tidurnya, tempat dia bermain ketika kecil, keluarganya dan semuanya.

Saya rasa, Amerika ingin menarik simpati orang-orang dengan figur Obama. Tidak seperti George W Bush yang kita tahu dia lebih seperti koboi daripada seorang yang pandai berbicara. George W Bush tidak banyak bicara dan cenderung keputusan-keputusannya sangat kontroversial dan merugikan negara-negara yang dituduhnya sebagai teroris, seperti Iraq, Iran, Lebanon, Pakistan, Afghanistan dan lainnya. Kalau Obama ini lain, misi Amerika sekarang ingin mengambil hati orang-orang agar terlihat Amerika sebagai negara yang tidak suka perang. Namun terus terang bantuan militer untuk perang di Afghanistan masih mengalir menandakan Amerika hanya cari muka saka dengan mempermudah Obama untuk jadi presiden.

Sebagai negara penjilat pantat Amerika, Indonesia benar-benar seperti diperbudak oleh Amerika. Entah kenapa orang-orang itu rela menghabiskan waktu dan tenaga hanya untuk menyambut seseorang yang berjasa kepada Indonesia saja tidak. Punya andil dalam membangun Indonesia saja tidak, bahkan pemimpin Amerika itu kebanyakan menguras sumber daya alam Indonesia. Lihatlah Free Port yang mengambil 1 ton emas setiap bulannya. Indonesia sama sekali tidak kecipratan dan malah jadi budak di negeri sendiri. Itu semua untuk Amerika. Lalu emasnya dijual ke Indonesia.

Entah kapan rakyat Indonesia bisa sadar bahwa Amerika itu bukanlah negara yang harus ditakuti. Kalau ada seorang pemimpin yang berani membuat gebrakan baru untuk bisa mensejahterakan rakyat Indonesia tanpa perlu bantuan atau membebek kepada Amerika rasanya itu lebih saya hargai. Entah kapan juga hal ini akan berakhir. Indonesia sedikit demi sedikit dimakan oleh koruptor, kemiskinan, krisis sosial, krisis ekonomi, dan negara-negara yang ingin menghisap manisnya Indonesia.

Wahai generasi muda. Ini tugas kalian untuk menjadi orang yang bisa memimpin dunia. Jangan mau sampai tunduk kepada Amerika. Jadilah tuan rumah, jadilah mandor di negeri sendiri, dan buat negara-negara yang lain kagum akan kewibawaan Indonesia.

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>