• Tags

  •  

    August 2008
    M T W T F S S
    « Mar   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Recent Posts

  • Recent Comments

  • Archives

  • Tanggal Hijriyah

  • Join Blogger-Ngalam

  • Adds

    Add to Technorati Favorites
  • Google Groups
    Subscribe to id-muslim
    Email:
    Visit this group

    « Saving Images into MySQL Database | Home | Menengok Pembagian Zakat yang Ricuh »

    Tak Perlu Dibesar-besarkan dan Tak Perlu Ditanggapi

    By Abu Aisyah | August 25, 2008

    Beberapa waktu lalu sempat nama saya diambil oleh Ibrahim di blognya. Namun setelah saya pertimbang-timbangkan, banyak mudharatnya kalau saya melawan orang tersebut. Akhirnya saya memilih jalan menghapus apapun tentang dirinya. Dan beberapa blog aku hapus juga, biar tidak ada fitnah di kemudian hari. Yang pada akhirnya percuma untuk meladeni orang seperti Ibrahim.

    Pada akhirnya cukuplah hanya Allah yang Menjadi Saksi atas segala perbuatannya dan diriku. Allah Maha Adil dan Maha Mengetahui, saya hanya bisa bersabar saja, karena itu lebih baik.

    Saya beritahukan asal mula, mengapa Ibrahim mulai mencatut nama saya di situsnya. Yaitu karena satu alasan yang akhirnya setelah itu segala hal yang tidak ada hubungan dengan hal itu ikut ia catut. Alasan itu adalah hanya gara-gara saya menjadi moderator di salah satu kolom di MyQuran. Di kolom itu orang-orang yang aqidahnya bercampuran menyerang tulisan-tulisan salafi dan seolah-olah saya terkesan membiarkannya.

    Memang kalau orang yang sudah menutup telinganya, nggak akan mau mendengarkan perkataan saya, ataupun alasan lainnya. Maka dari itu saya sudahi menyampaikan alasan-alasan saya kenapa banyak tulisan yang seolah-olah menyerang salafi, tapi saya tidak bertindak. Jawabannya hanya satu, karena saya manusia biasa. Sebagai seorang manusia biasa, saya bisa khilaf, saya bisa salah. Di kolom DDI adalah kolom pertama dan terakhir saya menjadi moderator.

    Sudah sejak tahun 2007 saya ingin keluar, tapi tidak pernah ada satupun teman-teman salafi yang mau menggantikan saya di forum tersebut. Bahkan terkesan mereka menghindar, sehingga menilai buruk diri saya padahal saya menjadi momod untuk menghalangi orang-orang hizb menyerang salafi. Kalau dulu anda sudah join dari awal, maka anda akan faham bagaimana diri saya di MyQuran. Saya orang yang selalu melawan pemikiran-pemikiran hizb, Syi’ah, Ingkarussunnah, Komunis, Atheis dan lain-lain. Sebelum postingan-postingan saya dihapus dan setelah ini mungkin google tidak akan lagi melacak tulisan-tulisan saya selain di 2 tempat yaitu blog ini dan juga di blog saya di wordpress, sebenarnya saya sudah menduga Ibrahim akan melacak tulisan saya.

    Ada beberapa hal yang akan saya sampaikan kepada kalian semua yang membaca tulisan ini. Yaitu,
    1. Saya bersaksi bahwa Tiada Ilah yang berhak untuk diibadahi melainkan Allah dan aku tidak berbuat syirik.
    2. Saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.
    3. Jalan yang paling benar adalah jalan yang telah ditempuh oleh Muhammad dan para shahabat. Jalan itulah yang paling benar dan yang paling lurus. Kalau toh anda mendapati diri saya tidak sesuai dengan jalan mereka, maka ikutilah jalan yang dibawa oleh rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam tersebut. Karena jalan itu adlaah jalan yang akan menyelamatkan kalian.
    4. Janganlah kalian tiru perbuatan-perbuatan burukku, tapi ambillah apa yang benar yang telah aku sampaikan, sebab kalau kalian menilai diriku dari perbuatan-perbuatan, maka sungguh aku bukanlah seorang nabi dan Rasul. Aku hanyalah seorang hamba yang sering berbuat kesalahan. Bahkan Allah bisa membolak-balikkan hatiku, tetapi ajaran Allah dan Rasul-Nya tetaplah lurus sampai hari akhir.
    5. Belajarlah dien, amalkan dan dakwahkan. Kalaupun kau masih berbuat maksiat sedangkan kau tahu suatu ayat, maka dakwahkan ayat itu. Jangan melihat keburukanmu dulu seperti orang-orang yahudi yang tidak beramar ma’ruf lantaran mereka merasa diri mereka bukan orang yang baik.

    Akhirnya, segala amal nantinya akan kembali kepada Allah. Segala perbuatan baik dan buruk akan kembali kepada-Nya. Kalau toh Ibrahim ini masih menuliskan yang jelek-jelek, bahkan sampai membuat perpecahan di dalam dakwah salafiyin, sesungguhnya ia telah menceraiberaikan dirinya sendiri. Banyak orang yang sudah menasehatinya, maka dari itu itu adalah urusan Allah dengan dirinya sendiri.

    Topics: Uncategorized |

    Comments