• Tags

  •  

    February 2008
    M T W T F S S
        Mar »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    2526272829  
  • Recent Posts

  • Recent Comments

  • Archives

  • Tanggal Hijriyah

  • Join Blogger-Ngalam

  • Adds

    Add to Technorati Favorites
  • Google Groups
    Subscribe to id-muslim
    Email:
    Visit this group

    « Mendulang Komplain Seharian | Home | Namanya Amjad Hana’ Mufidah »

    Welcome to The New World my Daughter

    By Abu Aisyah | February 11, 2008

    Pagi itu, mendung dan sangat dingin cuacanya. Subuh pun seperti kereta express yang melaju meninggalkan malam. Dan istriku sudah bangun menyiapkan masakan, dan membuatkanku teh hangat kesukaanku. Tak terduga, pagi itu perut istriku sangat sakit dan kejang. Waa, mau melahirkan jangan-jangan? Akhirnya, segeralah kami berdua mempersiapkan segalanya.

    Dengan perlahan kutuntun istriku naik sepeda motor untuk menuju ke Balai Pengobatan Ibu dan Anak Muhammadiyah di Jalan Ahmad Yani. Pagi itu kendaraan lumayan sepi, soalnya bertepatan dengan hari minggu. Langsung saja setelah sampai di tempat bersalin itu, istriku masuk ke ruang bersalin. Para bidan pun memeriksa dan mengatakan “sudah pembukaan 4″. Cepat sekali.

    Sebelumnya istriku sempat bertahan selama 3 bulan pembukaan satu, dikarenakan dia sedang kecapekan dan membuat perutnya kenceng-kenceng. Pukul 09.00 langsung kuhubungi keluarga. Namun keluarga baru tibanya paling cepat nanti malam, atau besok paling lama. Makanya hari itu aku sendirian yang menjaga istriku. Mulai dipukuli oleh istriku karena nggak tahan ama sakitnya, sampai dia kupaksa untuk minum agar ada tenaga.

    Pada pukul 10.30, istriku sudah tidak tahan lagi. Sebenarnya masih ada 1 lapisan lagi yang harus dibuka, tapi karena tidak kuat, akhirnya harus berani nekat. Sebenarnya hal ini tidak baik, karena akan membuat bayi cacat, seperti kelilit usus atau plasenta, ataupun membuat kepalanya cacat. Namun hal inipun dilakukan.

    Dan Alhamdulillah 1 lapisan setebal 1 cm ditembus oleh kepala anakku, dan memang benar tali plasentanya sempat terlilit di lehernya, tapi bisa diselamatkan. Tangisan itu memecah isi ruang bersalin dan memberikan senyuman dan harapan baru. Dialah anakku yang baru saja lahir. Dan kami pun belum memikirkan nama yang cocok buatnya. Tidak seperti anak kami yang pertama yang sudah kami siapkan namanya jauh sebelum lahir.

    Semoga engkau menjadi anak yang sholehah, anak yang cerdas, berbakti kepada kedua orang tua, anak yang kuat dan istiqomah, menjadi pengikut rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam sampai akhir. Amiiin. Dan setelah lahir langsung mampir ke cyber sebentar untuk ngejunk. hihihihi…..

    Gambar Anakku

    Gambar Anakku

    Gambar Anakku

    Gambar Anakku

    Gambar Anakku

    Topics: Catatanku |

    11 Responses to “Welcome to The New World my Daughter”

    1. Aryo Sanjaya Says:
      February 11th, 2008 at 8:35 pm

      Whaaa… selamaaat!!

      Usul: namanya Aryani Sanjaya

      karena aku duluan yang ngasih komen di sini.

      *ditimpuk*

    2. surur Says:
      February 11th, 2008 at 8:35 pm

      Selamat yah don ..

      semoga anaknya menjadi anak yang solehah

    3. idrus firmansyah Says:
      February 11th, 2008 at 8:50 pm

      Subhanallah … wah keren euy udah punya bayi lagi

      kalo gak salah ini anak kedua kan yach :)

      semoga menjadi anak yang sholehah

    4. bidadariazzam Says:
      February 11th, 2008 at 8:50 pm

      Subhanallah! Congratulation brother!
      Well come in this word, dear baby… wish u successfull always in Allah’s way… ameen, :)

    5. QZoners Says:
      February 12th, 2008 at 8:22 am

      Alhamdulillah… semoga jadi anak yang sholehah. BTW, ada sponsornya juga nih… hehehe

    6. paydjo Says:
      February 12th, 2008 at 9:26 am

      makan-makan™

      selamat ya … !!!
      jangan lupa sate kambingnya dikirim ke jogja =p~

    7. nayla Says:
      February 12th, 2008 at 12:30 pm

      Subhanallah….she is the agent of change. Moga2 jadi anak yg sholihah ya. Amiin…

    8. kaila Says:
      February 12th, 2008 at 5:23 pm

      Alhamdulillah…semoga menjadi anak yang sholehah ^_^

    9. ibnu Achmad Says:
      February 13th, 2008 at 8:53 am

      Alhamdulillah, seorang calon pecinta sunnah telah terlahir kedunia, ahlan wasahlan wahai putri saudaraku tercinta, semoga Allah tabaraka wata’ala mengkaruniakanmu kebaikan, dan ketaatan hanya kepada Allah dan Rasulnya sesuai dengan pemahamannya para generasi awal ummat ini, tentu saja ortunya ngikut juga lho akhi…. :D. Akhi rencana sama temen2 mau kesana nih. Kapan? ntar dulu ana harus nyelesaiin TA ana, agar gak ada tanggungan, InsyaAllah bulan depan. Barakallahu lakum fii khoyr….
      Wassalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    10. Wisnu Says:
      February 13th, 2008 at 9:44 am

      Wah,selamat Pak Bos. Akhirnya buntutnya dah dua ya, kita tempat produksinya belum ada, dikau dah dua. Sebagai hukuman, ntar persiapkan anime yang banyak buat dirampok ya. Hehehehe….

      Semoga menjadi anak yang sholihah, berbakti pada kedua orang tua, mampu mengikuti jejak Rasulullah dan menjadi generasi pejuang Islam yang tangguh. Nambah lagi ponakanku. Hehehe…..

    11. Amjad Hamba Al Majid » Sewaktu Hari Kelahiran Says:
      April 30th, 2008 at 10:53 am

      [...] Hari kelahiran memang hari yang menyenangkan bagi setiap keluarga. Hari kelahiran Aisy, masih ingat bagaimana harus nunggu kepalanya Aisy muter dulu ke bawah sampai aku nunggu 12 jam. Hari kelahiran Hana baca deh di sini. [...]

    Comments