Bakso Turki (Turen Kidul):Ditraktir jadi Ketagihan
by Abu Aisyah on Mar.09, 2010, under Catatanku
Malang benar-benar kota kuliner, betapa tidak. Sekali anda menginjakkan kaki di kota ini, berbagai tempat makan tersedia. Mulai dari yang manis-manis, hingga yang sampai pedasnya amit-amit. Di Malang juga terkenal dengan makanan bakso khas Malang. Bakso khas Malang ini dulu awalnya dikenal dengan ukurannya yang tidak wajar (lebih gedhe) dan terkenal juga dengan bakwannya. Namun karena sekarang zaman semakin maju, mau tidak mau keinginan manusia pun semakin bertambah, dan ide-ide cemerlang pun dihasilkan. Sehingga bakso-bakso yang dulunya hanya sesederhana berisi penthol dan mie, sekarang bermutasi dengan variasi yang unik.
Tepatnya hari Ahad malam, saya dan istri di undang mencicipi Bakso Turki. Apa pula ini? Kalau dilihat dari namanya Turki adalah salah satu negara yang berada di perbatasan Eropa dan Asia. Negara ini dulunya dikenal dengan nama Konstatinopel, tempat di mana Salahudin menjadi pemimpin. Namun, ternyata bukan Turki itu yang dimaksud. Tetapi Turen Kidul, yakni sebuah nama daerah di Kota Malang.
(continue reading…)
Kami Berjuang untuk Rakyat: Omong Kosong
by Abu Aisyah on Mar.08, 2010, under Aktual, Catatanku
Kasus Bank Century telah menghabiskan waktu, tenaga dan biaya. Dagelan politik yang terjadi gara-gara kehilangan uang kurang lebih sekitar 0.07% dari total pendapat pajak negara itu pun seolah-olah menjadi sinetron politik yang seru. Dinanti kelanjutannya di layar kaca setiap pagi dan petang. Tak pelak pendapatan stasiun televisi untuk pemasangan iklan pun benar-benar melonjak seiring karena sering ditanyangkannya dialog-dialog interaktif, baik secara LIVE ataupun RECORDED.
Dan selama dua hari sidang paripurna banyak sekali kejadian yang seru. Diantaranya adalah kejadian tentang dagelan para anggota dewan yang ribut, seolah-olah mereka tidak tahu kalau ditonton oleh jutaan rakyat Indonesia secara LIVE di televisi. Bahkan hampir seluruh media cetak mencetak kelakuan mereka di headline. Tidak ada yang perlu dibanggakan dengan sikap mereka, apalagi dengan sosok anggota dewan yang sama sekali tidak pernah berkaca terhadap apa yang mereka lakukan. Ada yang bangga karena ngupil, bersorak-sorak nggak karuan, bahkan berkoar-koar seperti anak kecil.
Di samping itu pula, ada bumbu, yaitu demonstrasi mahasiswa, baik yang ditunggai oleh oknum, dan yang tidak. Dan yang lebih diperparah lagi adalah kondisi di mana ada kasus yang hangat yaitu penyerangan anggota HMI oleh oknum polisi. Hal ini mengakibatkan demo HMI di seluruh Indonesia. Dan bodohnya lagi hal ini juga dikatakan mengatas namakan rakyat oleh sebagian orang HMI. Ya, demo yang selalu mengatas namakan rakyat. Dan juga anggota Dewan pun mengatakan mengatas namakan rakyat. Apakah benar mereka mengatas namakan rakyat? (continue reading…)
Kung Fu Master vs Hadits Master
by Abu Aisyah on Mar.02, 2010, under Aktual, Catatanku
Artikel berikut ini hanyalah hiburan. Hanya ingin menilai sesuatu dari sisi yang berbeda. Kalau dulu saya pernah mengatakan bahwa programmer itu agak-agak mirip dengan programmer, maka kali ini saya menulis bahwa ahli kungfu itu tidak sama denga ahli hadits? Lho koq bisa? Begini ceritanya.
Alkisah Rasululloh Shallallahu’alaihi wa salam adalah saka guru yang segala tindak tanduk beliau, segala kehidupan beliau adalah tuntunan yang patut dicontoh. Dan kemudian para shahabat selalu mengingat apapun yang diberikan oleh beliau shallallahu’alaihi wa salam. Para shahabat ada yang mencatat, tapi kebanyakan dihafal. Setelah rasululloh shallallahu’alaihi wa salam wafat, kemudian warisan-warisan rasululloh shallallahu’alaihi wa salam tersebut diajarkan dari para shahabat kepada para tabi’in. Dan dari para tabi’in setelahnya diajarkan kepada tabi’ut tabi’in. (continue reading…)
Menanggapi Mario Teguh: Wanita yang pas untuk teman pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok, dan kadang mabuk – tidak mungkin direncanakan jadi istri.
by Abu Aisyah on Feb.27, 2010, under Aktual, Catatanku
Mario Teguh, siapa yang tidak kenal dengan motivator ini. Ya, beberapa hari yang lalu dia telah membuat sebuah pernyataan kontroversial di twitternya. Mungkin sejak tulisan saya ini dibuat, sudah lewat satu minggu, tapi tidak apa-apa, toh pembahasan terhadap permasalahan ini bisa dibahas kapanpun.
Twitter sebagai media microblogging, telah menunjukkan berbagai powernya. Baik dalam hal news, ataupun dalam hal pengeruk keuntungan, oleh sebagian perusahaan-perusahaan news terkemuka, contoh seperti okezone, vivanews, detik ataupun kapanlagi. Dan media ini pun juga dijadikan sebagai sebuah gateway yang manis untuk beberapa orang yang ingin menjadikannya sebagai motivasi seperti Mario Teguh, ataupun saya yang mempunyai agregator bot hadits di plurk. Bahkan para wartawan tidak perlu susah-susah untuk melihat status para artis. Mereka tinggal mengakses twitter mereka dan setelah itu menulis berita yang terbaru tentang para celebritis.
Pernyataan Mario Teguh yang saya sampaikan pada judul blog ini, sebenarnya tidak perlu dijadikan bahan kontroversial. Kenapa? Ada beberapa sebab, selain memang isi dari twitter Mario Teguh sendiri yang mengklarifikasi tentang pendapatnya sendiri, yaitu adalah memang budaya bangsa Indonesia sendiri. (continue reading…)
Nikah Siri Haram? Betulkah?
by Abu Aisyah on Feb.25, 2010, under Aktual, Catatanku
Beberapa waktu ini publik dihebohkan dengan RUU pernikahan siri, yang mana pernikahan siri ini maksudnya adalah pernikahan yang tidak tercatat oleh negara. Maksud nikah siri adalah nikah sah, tapi tidak tercatat, kita kesampingkan dengan kawin kontrak buatan orang Syi’ah. Ada pembahasan sendiri mengenai hal itu, kita tidak membicarakan kawin kontrak atau nikah mut’ah yang diharomkan oleh Allah dan Rasul-Nya itu. Banyak pro dan kontra dari orang yang pura-pura tahu, tidak tahu tapi sok tahu, tahu tapi tak mau tahu, bahkan sampai yang benar-benar mengerti duduk persoalannya. Tapi dari kabar yang tersebar di media sebagian besar isinya membahas bahwa apabila seseorang menikah siri, maka akan dikenai pidana.
Sebenarnya saya hanya memberikan sedikit catatan, yaitu bagaimana sebuah pernikahan dianggap sah. Di dalam Islam, tentu saja pernikahan itu sudah diatur dengan baik. Dan hendaknya manusia tidak membuat aturan-aturan yang bertentangan dengan hukum Allah, sebab Allah nantilah yang akan meminta pertanggung jawaban manusia, kenapa membuat tandingan terhadap hukum-hukum-Nya.
Syarat-syarat pernikahan, tentu saja baligh, ada kedua mempelai, ada wali nikah bagi wanita, ada 2 saksi, ada penghulu, ada mas kawin baik itu mas kawin kontan atau hutang. Apabila sudah diucapkan “Saya terima” atau “Ankahtuka” sampai habis atau dalam bahasa disebut Ijab Qabul, ya berarti sudah sah itu. Tidak dicatat pun sudah sah. Adapun pencatatan oleh negara itu adalah untuk memperkuat di mata hukum negara tersebut. Agar proses administrasi negara lebih mudah. Tapi di mata agama, pernikahan seperti ini sah.
Yang ditakutkan oleh kebanyakan orang-orang adalah takut suami mereka menikah lagi di tempat lain tanpa sepengetahuannya, sehingga menyakiti hati istri. Atau sulitnya membuat akta untuk anak. Dan juga mungkin dalam masalah perceriann atau harta waris lebih susah lagi. Dalam hal-hal administrasi orang yang melakukan pernikahan siri benar-benar susah. Selain tidak tercatat di NPWP juga dalam pembuatan KTP tidak diakui menikah, walaupun sudah menikah siri. Sebenarnya persoalannya simpel, hanya saja manusia-manusia itu menjadikan persoalan ini menjadi besar. Dan juga demo-demo yang menolak RUU ini sebenarnya juga keliru dalam menafsirkan permasalahan yang ada, bahkan mungkin tidak mengerti duduk persoalan yang sebenarnya. (continue reading…)
Kenapa Wanita tidak Memakai Jilbab?
by Abu Aisyah on Feb.23, 2010, under Aktual, Catatanku
Bismillahirahmaanirrahiim,
Alhamdulillah. Washolatu wa ‘alaa rasulillahi wa ‘alaa ‘alihi wa ash habihi ajma’in waman tabi’ahum bi ihsaan ilaa yaumiddin. Amma Ba’du.
Kita hidup di dunia ini tidak lain adalah untuk menghamba kepada Allah Azza wa Jalla. Menghamba berarti membersihkan diri dari segala bentuk kesyirikan dan kemaksiatan dari dalam jiwa dan raga. Ta’at kepada-Nya dari segala yang Dia perintahkan dan yang rasul-Nya ajarkan. Sebab tanpa mengikuti rasululloh Shallallahu’alaihi wa salam niscaya seseorang tidak akan diterima segala amal perbuatannya.
Allah berfirman
“artinya: Dan tidak Ku-ciptakan Jin dan Manusia, melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku” [Q.S. Adz Dzariyaat: 56]
Dan sabda rasululloh shallallahu’alaihi wa salam, “Barangsiapa yang melakukan amalan yang tidak berasal dari kami, maka amalannya tertolak”. [Muttafaqun 'alaih]
Artikel ini didedikasikan kepada mereka yaitu para wanita yang ingin teguh berada di atas jalan yang Haq. Artikel ini kepada para wanita yang ingin menjadi bidadari surga. Artikel ini kepada mereka yang benar-benar punya niat dan azzam (kemauan) yang kuat untuk bisa merubah diri mereka menjadi yang lebih baik. Artikel ini dikhususkan kepada saudara-saudara-ku seiman yang mana teman mereka, saudara mereka, keluarga mereka dilanda dilema karena syetan menghembuskan rasa was-was ke dalam hati mereka, karena syetan menghembuskan keragu-raguan sehingga hatinya goyah. Semoga saya bisa menasehati diri saya sendiri, dan siapapun yang membaca artikel ini.
Mohon dibaca kata perkata, jangan diskip, jangan melompat-lompat bacanya. Baca dari awal sampai akhir, semoga engkau mendapatkan hidayah. (continue reading…)
Valentine, Maulid, Imlek: Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu
by Abu Aisyah on Feb.13, 2010, under As Sunnah, Catatanku, Fiqih, Tauhid
Bismillahirahmaanirrahiim,
Alhamdulilah. Wa sholatu wa ‘alaa rasulillahi wa ‘alaa ‘alihi wa a sh habihi ajma’in waman tabi’ahum bi ihsaan ilaa yaumiddin. Amma Ba’du.
Sekarang bulan Februari, yeah bulan Februari ini serba merah dan pink. Dan juga dari awal bulang sudah dibahas juga di pengajian-pengajian di masjid-masjid kampung bahwa di bulan ini akan datang hari Maulid nabi Shallallahu’alaihi wa salam. Saya akan bahas tiga hal ini, yang sebenarnya banyak orang awam yang tidak tahu agama ikut-ikutan, bahkan diantara mereka yang sedikit lebih pintar rela membela-bela ikut merayakannya. Terus terang, setiap tahun juga para ustadz, dan juga orang-orang yang ‘alim dalam ilmu agama telah memperingatkan manusia. Dan sudah tentu mengingatkan manusia ini adalah salah satu bentuk hal yang wajib untuk berdakwah, berammar ma’ruf nahi mungkar.
Dan diposting kali ini saya akan membahas sedikit saja tentang persoalan tahunan ini. Yang pertama masalah Valentine. Valentine bukanlah perayaan dari Islam, dan karena bukan hari raya umat Islam maka umat Islam harus menyadari bahwa di Islam hanya ada tiga hari raya, yaitu hari raya Iedul Fitri, Iedul Adha dan hari Jum’at. Inilah hari-hari di mana umat Islam merayakannya, dan kebanyakan perayaan keagamaan umat Islam tidaklah dengan hura-hura, tidaklah juga dengan sesuatu yang melanggar syari’at. (continue reading…)
Kaidah: Mendahulukan Orang Lain dalam Masalah Ibadah DIBENCI, Namun Dalam Masalah Lainnya, DISUKAI
by Abu Aisyah on Feb.09, 2010, under Aktual, Catatanku
Berikut ini sengaja saya sharing sebuah ilmu yang Insya Allah berguna bagi kita semuanya. Yaitu kaidah dalam siapa yang didahulukan dan dalam bidang apa harus didahulukan. Sebagaimana kita tahu, dulu saya sangat heran dengan manusia yang mengosongkan shaf depan hanya untuk menunggu salah satu pejabat, sehingga sholat diakhirkan, dan kemudian si pejabat ini menempati shof depan. Dan ternyata hal tersebut adalah sebuah kesalahan di dalam Islam. Dalam bentuk keta’atan kepada Allah, manusia itu sendiri-sendiri, membawa dirinya sendiri untuk menghadap-nya. Jadi surga itu tidak dipesankan oleh orang lain, tapi manusia itu sendiri yang harus menggapainya.
Berbeda dengan urusan dunia, misalnya anda ingin naik bus atau mikrolet, mengijinkan orang lain dulu untuk lewat. Atau misalnya ada orang tua di bus yang kedapatan berdiri, maka anda mempersilakan orang tua itu duduk di tempat anda dan anda berdiri. Ini semua adalah masalah adab, bagaimana kita bersikap antara urusan dunia dan urusan akhirat.
Agrowisata: Vacation Truly Unforgettable in Batu
by Abu Aisyah on Feb.07, 2010, under my notes
Batu has been away from Malang and stand alone as an autonomous region. Batu actually more beautifull than Malang, because Batu was at the resort more, though indeed we can not deny there is also Malang sights. But most of what we know as Jatim Park, Batu Night Spectacular, and others all in the Batu. There is little that we can see famous in Malang, almost all of them belong to the Batu. It’s Batu became a city of tourism, but of course Malang is still number one in terms of cuisine and history. Call it Ijen Boulevard or the famous Museum Brawijaya, anyone would know that they are in Malang. Many historical values contained in it, ranging from the heroic struggle of the Dutch colonial period, until the war of independence it is here. Photographs earlier times of war and equipment on display at the museum Brawijaya is a historical value that can not be exchanged by any.
Agrowisata Batu, which is not so far from the square of the Batu, is one alternative to relieving tired tired after doing daily activities. I spent the holidays last year, precisely when I was already too late with a pile of office work. Moreover my wife and kids are going for a walk, so I invited them here. Simply by paying Rp. 70.000, – per person you can go to different corners Agrowisata. From the beginning the garden strawberry, until then be free strawberry pudding.




