• Tag Clouds

  •  

    November 2009
    M T W T F S S
    « Oct    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Recent Posts

  • Recent Comments

  • Archives

  • RSS Abul Jauzaa Blogs

  • RSS Radio Hang Batam

  • RSS Muslim.or.id

  • RSS Abu Aisyah Al Kediri’s Blog

  • Komentar Singkat


    ShoutMix chat widget
  • Tanggal Hijriyah

  • Join Blogger-Ngalam

  • Adds

  • Member of LUG STIKOMP

  • Google Groups
    Subscribe to id-muslim
    Email:
    Visit this group

    Akismet Counter

    Antrian Ricuh

    By Abu Aisyah | November 30, 2009

    Pokoknya marah-marah
    Lagi-lagi pembagian ricuh. Sepertinya hampir tiap tahun terjadi yang namanya pembagian ricuh. Entah ini karena kesalahan panitia yang membagi ataupun mungkin memang para pesertanya yang salah. Harusnya kalau Indonesia memang negara yang mempunyai sifat-sifat “babu dan pengemis” tidak perlu serta merta menunjukkan sifat itu dikhalayak ramai. Hal itu selain mempermalukan diri sendiri, tidaklah bisa diambil manfaatnya dari kejadian seperti ini.
    Saya tahu setiap manusia tahu tentang yang namanya antri. Terkecuali yang memang mereka sejak dari kecil tidak pernah tahu yang namanya antri. Diantara mereka tentu saja orang-orang yang tidak berpendidikan, SD saja tidak pernah masuk, dan setiap hari kerjaannya tidak jelas. Orang-orang seperti ini banyak, lalu sudahkah kita bangga menyebut Indonesia bebas dari buta aksara, kalau antri saja tidak bisa? Masa’ manusia kalah dengan semut, ataukah manusia yang antri-antri itu lebih jelek daripada hewan?
    Saya telah menulis tentang antrian pembagian dan antrian ini di blog ini beberapa waktu yang lalu. Dan sekali lagi hal ini terjadi lagi di tahun ini. Kalau dulu zakat, sekarang adalah pembagian daging kurban.
    Sebenarnya dulu juga saya sudah memberikan formula cara pembagian, apapun yang mau dibagikan. Yaitu dilihat masyarakatnya. Kalau masyarakatnya terdidik, tidak plural, tidak bodoh, tentunya orang yang membagi silakan untuk memberikan mereka kupon agar dibariskan yang rapi sehingga tidak ricuh. Tapi kalau masyarakatnya SD saja tidak lulus, bahkan ikut kejar paket, tidak pernah tahu yang namanya antri, maka sudah pasti cara seperti itu tidak benar. Yang benar adalah dibagikan per rumah. Caranya yaitu dengan bekerja sama dengan aparat yang ada di sekitar daerah tersebut, contoh ketua RT / RW. Dan mendatangi rumah-rumah, itu sudah pasti bisa dan saya yakin 100% tidak akan ricuh.
    Atau barangkali panitia sama sekali tidak memikirkan hal ini dan sibuk dengan yang lainnya. Padahal formula ini harusnya terpikirkan oleh mereka. Kalau tidak bisa memikirkan cara pembagian yang tepat sebaiknya tidak usah dibagikan saja. Dan serahkan kepada orang yang lebih ahli. Kenapa koq panitia yang disalahkan? Kenapa bukan orang yang tidak bisa antri? Tentu saja panitia yang disalahkan, sebab mereka tak bisa mengetahui kondisi yang mereka jalani. Sedangkan yang dibagikan, mereka mengikuti bagaimana panitia memberikan cara untuk mengantri. Tapi ternyata tidak bisa. Kalau toh harus, maka perlu dibuat sebuah garis lurus seperti antrian tiket masuk agar antrian tertib, tapi sekali lagi itupun perlu dilihat, kalau masyarakatnya tidak faham apa yang disebut antri, sebaiknya dibagikan ke rumah-rumah saja, toh hasilnya sama.

    Lagi-lagi pembagian ricuh. Sepertinya hampir tiap tahun terjadi yang namanya pembagian ricuh. Entah ini karena kesalahan panitia yang membagi ataupun mungkin memang para pesertanya yang salah. Harusnya kalau Indonesia memang negara yang mempunyai sifat-sifat “babu dan pengemis” tidak perlu serta merta menunjukkan sifat itu dikhalayak ramai. Hal itu selain mempermalukan diri sendiri, tidaklah bisa diambil manfaatnya dari kejadian seperti ini.

    Saya tahu setiap manusia tahu tentang yang namanya antri. Terkecuali yang memang mereka sejak dari kecil tidak pernah tahu yang namanya antri. Diantara mereka tentu saja orang-orang yang tidak berpendidikan, SD saja tidak pernah masuk, dan setiap hari kerjaannya tidak jelas. Orang-orang seperti ini banyak, lalu sudahkah kita bangga menyebut Indonesia bebas dari buta aksara, kalau antri saja tidak bisa? Masa’ manusia kalah dengan semut, ataukah manusia yang antri-antri itu lebih jelek daripada hewan?Saya telah menulis tentang antrian pembagian dan antrian ini di blog ini beberapa waktu yang lalu. Dan sekali lagi hal ini terjadi lagi di tahun ini. Kalau dulu zakat, sekarang adalah pembagian daging kurban.

    Sebenarnya dulu juga saya sudah memberikan formula cara pembagian, apapun yang mau dibagikan. Yaitu dilihat masyarakatnya. Kalau masyarakatnya terdidik, tidak plural, tidak bodoh, tentunya orang yang membagi silakan untuk memberikan mereka kupon agar dibariskan yang rapi sehingga tidak ricuh. Tapi kalau masyarakatnya SD saja tidak lulus, bahkan ikut kejar paket, tidak pernah tahu yang namanya antri, maka sudah pasti cara seperti itu tidak benar. Yang benar adalah dibagikan per rumah. Caranya yaitu dengan bekerja sama dengan aparat yang ada di sekitar daerah tersebut, contoh ketua RT / RW. Dan mendatangi rumah-rumah, itu sudah pasti bisa dan saya yakin 100% tidak akan ricuh.

    Atau barangkali panitia sama sekali tidak memikirkan hal ini dan sibuk dengan yang lainnya. Padahal formula ini harusnya terpikirkan oleh mereka. Kalau tidak bisa memikirkan cara pembagian yang tepat sebaiknya tidak usah dibagikan saja. Dan serahkan kepada orang yang lebih ahli. Kenapa koq panitia yang disalahkan? Kenapa bukan orang yang tidak bisa antri? Tentu saja panitia yang disalahkan, sebab mereka tak bisa mengetahui kondisi yang mereka jalani. Sedangkan yang dibagikan, mereka mengikuti bagaimana panitia memberikan cara untuk mengantri. Tapi ternyata tidak bisa. Kalau toh harus, maka perlu dibuat sebuah garis lurus seperti antrian tiket masuk agar antrian tertib, tapi sekali lagi itupun perlu dilihat, kalau masyarakatnya tidak faham apa yang disebut antri, sebaiknya dibagikan ke rumah-rumah saja, toh hasilnya sama.

    Topics: Catatanku | No Comments »

    Hukum yang Meradang Manusia yang Malang

    By Abu Aisyah | November 20, 2009

    Indonesia berada dalam sebuah siklus yang akan membuat negara ini runtuh dari dalam. Yaitu siklus hukum, di mana rasa keadilan sudah tidak ada lagi, yang ada adalah uang yang berbicara. Mulai dari kalangan atas sampai bawah, hukum bisa dibeli dengan uang. Barangsiapa yang mempunyai uang besar maka ialah yang menang. Seperti kasus baru-baru ini yang terjadi di masyarakat kita, seorang nenek-nenek yang hanya mengambil beberapa kakau, nggak sampai 5 buat dituntut di pengadilan.

    Berapa sih harga 1 buah kakao di pasar? Kenapa sampai harus membayar dengan meringkuk di penjara? Lalu di manakah aparat ketika para pejabat seperti menteri, DPR, polisi, kejaksaan yang melakukan politik uang, yang menyuap, korupsi, mana tegaknya hukum di negara ini. Indonesia sudah seperti dunia yang mana hanya orang berduit yang menang. Virus-virus kapitalis sudah meradang di jiwa-jiwa rakyatnya. Pemilu yang terjadi kemarin pun tak lepas dari yang namanya politik uang. Banyak koq yang memilih calon presiden karena iming-iming uang Rp. 100.000,-. Kalau minta bukti tidak usah bukti, kalau anda jadi rakyat kecil akan melihatnya.

    Kelemahan rakyat kecil adalah uang. Ketika dunia ini di buat oleh Allah, uang belum dikenal, setiap manusia dari keturunan Adam adalah berbagi, saling membantu, saling menolong untuk kemudian mereka semua merasa seperti satu saudara. Hingga kemudian keadaan menggiring mereka ke arah yang lain. Apabila hukum sudah bisa dibeli dengan uang, maka ini adalah kelemahan hukum buatan manusia. Selama manusia tidak kembali kepada Al Qur’an dan As Sunnah, mereka akan mendapatkan kerugian.

    Kerugian-kerugian itu bisa dilihat dari para manusia yang mereka mendapatkan kerugian dengan mematuhi hukum perundangan yang ada di Indonesia. Indonesia yang berdiri di atas thoghut, berlandaskan asas thoghut, akhirnya sedikit demi sedikit mulai hancur karena thoghut tersebut. Kita sebagai manusia harus tunduk kepada aturan yang diberlakukan oleh sang Pencipta. Karena manusia itu tidak punya hak apapun di dunia ini, terkecuali diizinkan oleh sang Pencipta. Coba anda pikirkan, setiap yang diberikan oleh yang Kuasa. Berapa kali anda berterima kasih? Berapa kali anda bersyukur setiap harinya?

    Pantaskah orang yang tinggal di bawah kolong langit-Nya punya aturan sendiri? Mengatur hukum sendiri, dengan menulis sendiri dan memberi sanksi yang mana sanksi itu tidak pernah diturunkan oleh-Nya? Read the rest of this entry »

    Topics: Catatanku | 1 Comment »

    Menanggapi Film 2012

    By Abu Aisyah | November 18, 2009

    Sebenarnya saya tidak perlu menuliskan hal ini. Benar, saya tak perlu menuliskan hal ini. Sebab hal ini merupakan sebuah persoalan yang memang tidak perlu dibahas. Kenapa? Karena permasalahannya tidaklah penting, yang kedua karena masalah ini bisa diketahui letak mana yang benar, tanpa kita harus membahas lebih jauh lagi. Dalam hal ini saya cuma penyeimbang saja, sebab diantara orang-orang yang tidak faham dan faham ternyata yang faham lebih banyak diamnya daripada bersuaranya.
    Film 2012 yang barusan keluar di pasaran perfilm-an terjadi banyak pro dan kontra. Sebenarnya pro dan kontra ini tidak akan bertambah panjang kalau kiranya kita bisa mengambil sikap yang bijak. Kalau seseorang bisa mengambil sikap bijak, maka dia tentunya akan seperti saya lebih baik mengurusi yang lebih penting daripada mengurusi hal-hal seperti ini. Sebab persoalan yang lebih penting daripada sekedar bertanya, “Bagaimana pendapatmu tentang film A dan film B”.
    Di dalam dunia ini, setiap hal itu mubah, terkecuali yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Dalam pandangan saya mengenai kasus ini sama seperti televisi. Televisi itu harom karena acaranya, bukan karena dzatnya. Ya, kita tahu bagaimana isi televisi yang setiap hari berisi sesuatu yang tiada artinya, terkecuali kalau anda mau menyimak tentang National Geografi atau acara-acara yang lebih bermanfaat. Sama seperti film. Film itu harom karena sifatnya. Kalau sifat film itu pornografi, pelecehan entah itu pelecehan terhadap seseorang atau agama tertentu, atau berisi tentang hal-hal yang diharomkan oleh agama, misalnya film yang isinya berisi judi seperti film Dewa Judi yang populer di tahun 1990-an, maka hal tersebut tidak layak ditonton karena isinya. Dan kita juga harus pilah-pilah dalam memilih hiburan.
    Tidak setiap hiburan itu boleh. Kembali kepada kaidah di awal. Setiap yang ada di dunia ini halal, terkecuali agama itu melarang. Makanya, menurut saya hiburan yang paling utama adalah membaca Al Qur’an, mempelajari hadits-hadits nabi dan membaca shiroh-shiroh baik shiroh shahabat, ataupun shiroh para nabi. Kalau isi film tersebut berisi hal-hal yang diharamkan, sifat film itu sendiri memang menonjolkan hal-hal yang diharamkan, maka film itu menjadi harom. Mungkin fatwa MUI Kabupaten Malang menyinggung masalah film 2012 tidak layak tonton sebenarnya juga perlu dilihat alasannya, sebab sebuah badan seperti MUI ada alasan yang logis, secara setiap fatwa pasti ada dalilnya, dan juga alasan-alasannya sebagaimana fatwa-fatwa MUI yang saya ketahui, sampai sekarang belum sampai di saya fatwa tersebut.
    Ada teman yang bertanya, “Bagaimana pendapatmu dengan film 2012 ?”
    1. Saya belum nonton dan tidak tahu muatan film tersebut.
    2. Seperti yang telah saya singgung di atas bahwa apabila muatan film itu ada unsur haromnya, maka haromlah film tersebut.
    Kemudian bagaimana dengan teman-teman yang mengatakan MUI itu koq seperti itu, film seperti itu koq diharamkan dan sebagainya. Kita kembali kepada kasus facebook dulu. Facebook dan film itu berbeda. Pada fatwa facebook, benda ini haram karena bisa melalaikan, tergantung kegunaannya. Masalahnya film inikan sudah dibuat, sudah pasti nantinya untuk ditonton. Kita tidak bisa merubah atau mengedit, sebab untuk urusan itu adalah LSFI yang ngurus, bukan kita. Jadi ya kita lihat dulu muatan film tersebut. Kalau film tersebut ada muatan yang diharamkan, maka sudah pasti film itu haram. Ya kita lihat lagi alasan dan landasan yang dikeluarkan MUI, kalau alasannya logis ya diterima.
    Film ini tidak meramalkan kiamat ataupun mengkisahkan kiamat
    Yang saya tahu film ini tidak menceritakan tentang kiamat itu sendiri. Film ini menceritakan tentang ramalan kejadian bencana alam terdasyat yang belum pernah ada sebelumnya, jadi this story is not about the end of the world. Kalau masalah kiamat kita sudah tahu bagaimana gambarannya seperti yang diceritakan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dan semua orang tidak pernah tahu kapan kiamat itu tiba. Mungkin pihak-pihak yang langsung mengambil tindakan seperti FPI yang mau memberedel bioskop-bioskop yang menayangkan film ini tidaklah tepat. Sebab apa gunanya? Justru bakal menimbulkan kerusakan yang jauh lebih besar. Negara kita sudah banyak kerusakan-kerusakannya jangan ditambah lagi kerusakannya, yang paling baik adalah berdakwahlah dengan ilmu. Cara berammar ma’ruf nahi mungkar salah satunya adalah menahan diri apabila tindakannya justru akan menghasilkan kerusakan yang lebih besar. Mafsadat dan Madharatnya tetap dilihat, tidak asal senggol bacok.
    Film ini bukan buatan orang Islam
    Film 2012 bukan buatan orang Islam, dan banyak film-film holywood yang juga bukan buatan orang Islam. Kalau semuanya disamaratakan, maka samaratakan juga film-film holywood yang lain, dan juga film-film Indonesia yang juga memang lebih banyak parahnya, seperti mengajarkan kesyirikan dan sebagainya. Kalau gajah di pelupuk mata saja tak tampak, kenapa bisa tampak kuman di seberang lautan?
    Menghormati MUI sebagai Wadah Umat Islam
    Teman-teman semua, kita harus menghormati MUI apapun yang mereka keluarkan. Sebab mereka adalah wadah umat Islam. Memang setiap manusia tidaklah terlepas dari pada kesalahan, dan MUI sendiri bukanlah seorang rasul. Namun perlu diingat, dengan seorang muslim melecehkan MUI sendiri, maka ia sama saja meludahi muka sendiri. Apabila memang MUI ada salah, kita bisa maklumi, itu yang pertama. Kedua, apabila kita mampu mendudukkan masalahnya, maka bicaralah 4 mata dengan pengurus MUI yang berkepentingan dengan masalah ini, jangan malah diumbar di tulisan khalayak ramai, sebab hal ini berhubungan denganwadah Umat Islam. Kalau memang wadahnya ada yang bocor, maka ayolah kita sama-sama memberitahu di mana letak kebocorannya.
    Dan saya tetap berkhusnuzhon kepada MUI. Mereka punya hak untuk mengeluarkan fatwa, sebab mereka adalah wadah. Dan juga kita tidak bisa seenaknya memvonis di dalam MUI itu koq seperti ini dan itu. Yang jelas harus ada tabayun terlebih dahulu. Sebagaimana kasus Facebook yang diharamkan oleh salah satu Ormas Islam di Kediri. Jangan kita mengatakan MUI itu asal-asalan, atau bahkan tidak berilmu dalam mengeluarkan fatwa, tidak melihat sikon dan seterusnya, sehingga pada akhirnya hanya menjelek-jelekkan. Itu sama sekali tidaklah benar. Bagaimana kalau umat lain mengetahui masalah ini? Justru kita yang sebagai umat Islam merasa malu sebab wadah kita yang bernaung di dalamnya, malah dicemo’oh oleh umatnya sendiri. Kita sebagai umat islam harus benar-benar bijak dalam mengambil keputusan, ataupun dalam masalah berbicara. Sebab setiap ucapan akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak.
    Kesimpulan
    Hiburan itu ada banyak, yang terbaik adalah Al Qur’an dan As Sunnah. Dan apa yang ada di dunia ini semuanya mubah, terkecuali yang diharamkan oleh syari’at. Setiap fatwa MUI pasti ada alasan dan landasannya, itulah yang kita cari terlebih dahulu. Film 2012 tidak menceritakan tentang kiamat. Menjelek-jelekkan MUI tanpa bertabayun terlebih dahulu adalah kesalahan, sebab MUI adalah wadah umat Islam, ironis kalau umat Islam malah menjelek-jelekkan wadahnya sendiri, kita harus berkhusnuzhon terlebih dahulu daripada bersu’uzhon. Wallahu’alam bishawab.

    Sebenarnya saya tidak perlu menuliskan hal ini. Benar, saya tak perlu menuliskan hal ini. Sebab hal ini merupakan sebuah persoalan yang memang tidak perlu dibahas. Kenapa? Karena permasalahannya tidaklah penting, yang kedua karena masalah ini bisa diketahui letak mana yang benar, tanpa kita harus membahas lebih jauh lagi. Dalam hal ini saya cuma penyeimbang saja, sebab diantara orang-orang yang tidak faham dan faham ternyata yang faham lebih banyak diamnya daripada bersuaranya.

    Film 2012 yang barusan keluar di pasaran perfilm-an terjadi banyak pro dan kontra. Sebenarnya pro dan kontra ini tidak akan bertambah panjang kalau kiranya kita bisa mengambil sikap yang bijak. Kalau seseorang bisa mengambil sikap bijak, maka dia tentunya akan seperti saya lebih baik mengurusi yang lebih penting daripada mengurusi hal-hal seperti ini. Sebab persoalan yang lebih penting daripada sekedar bertanya, “Bagaimana pendapatmu tentang film A dan film B”.

    Di dalam dunia ini, setiap hal itu mubah, terkecuali yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Dalam pandangan saya mengenai kasus ini sama seperti televisi. Televisi itu harom karena acaranya, bukan karena dzatnya. Ya, kita tahu bagaimana isi televisi yang setiap hari berisi sesuatu yang tiada artinya, terkecuali kalau anda mau menyimak tentang National Geografi atau acara-acara yang lebih bermanfaat. Sama seperti film. Film itu harom karena sifatnya. Kalau sifat film itu pornografi, pelecehan entah itu pelecehan terhadap seseorang atau agama tertentu, atau berisi tentang hal-hal yang diharomkan oleh agama, misalnya film yang isinya berisi judi seperti film Dewa Judi yang populer di tahun 1990-an, maka hal tersebut tidak layak ditonton karena isinya. Dan kita juga harus pilah-pilah dalam memilih hiburan. Read the rest of this entry »

    Topics: Catatanku | 10 Comments »

    Reuni Angkatan 2002 SMU N 7 Kediri

    By Abu Aisyah | November 17, 2009

    PENGUMUMAN…..Woro…Woro….

    Ditujukan bagi rekan-rekan Alumni SMU Negeri 7 Kediri Angkatan 2002, Bahwa untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan diantara para Alumni maka akan diadakan Reuni Alumni SMU Negeri 7 Kediri di khususkan untuk Angkatan 2002 , yang InsyaAllah Akan dilaksanakan pada:

    Untuk kontribusi dapat dibayarkan melalui Rek. BCA 0331280487 atas nama Yusi Ismianto atau dapat dibayarkan langsung kepada kordinator yang no tercantum di bawah ini;

    Yusi : 085733346094 /081335723934
    Puji : 085735039029
    Kondang : 081333218865
    Habibi : 085655789111
    Sekar : 081335169550
    Rama : 08573661242
    Dana M : 03547842020
    Erdi : 085655616877
    Ba’cul : 085655200799/03547632060
    ajack : 081331849333
    Norma : 087858608108
    Dodot : 0354-7124537

    Catatan :

    Topics: Aktual | No Comments »

    Apakah Nabi Muhammad itu Pedofilia?

    By Abu Aisyah | November 17, 2009

    Pokoknya marah-marah
    Apakah Nabi Muhammad itu Pedofilia?
    Beberapa diskusi yang diusung oleh orang-orang yang tidak suka dengan Islam adalah selalu mencemooh figur orang yang kita junjung, yaitu nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa salam. Beliau adalah sebaik-baik makhluk, seorang rasul dan tidak ada orang yang bisa menyamai beliau, sebab Allah telah memilih dari setiap manusia orang yang terbaik untuk membawa syari’at ini. Mustahil apabila seorang rasul mempunyai penyakit jiwa, atau kelainan-kelainan psikologis seperti yang dituduhkan oleh orang-orang orientalis, feminis dan juga orang-orang yang memang sejalan dengan pemikiran mereka.
    Muhammad Shallallahu’alaihi wa salam seperti yang kita tahu, lahir dari suku Quraisy. Saat itu suku Quraisy, sangat terkenal dalam menjaga nasab. Pada zaman dahulu orang-orang yahudi dan orang-orang arab terkenal dalam menjaga nasab mereka. Maka dari itulah, pelacur bagi mereka adalah pekerjaan yang hina. Dan para pezina yang ada pada zaman tersebut, benar-benar dicemooh, dan dikucilkan. Dan pada zaman jahiliyah tersebut apabila seorang wanita melahirkan bayi perempuan, maka niscaya bayi tersebut akan diacuhkan, serasa tidak disayang. Karena bayi laki-laki adalah harapan bagi setiap orang kala itu.
    Saya merasa gatal mendengar orang-orang yang mengatakan bahwa nabi itu pedofilia, poligamis dan seterusnya. Saya termasuk orang yang cepat emosi mendengarkan kaum-kaum feminis berkata demikian. Mereka menyerukan kesetaraan gendher, menghalalkan transgender dan juga bahkan menghalalkan lesbian. Beberapa dari mereka juga menghina Islam sebagai agama yang keras, anarkhis, poligamis dan sebagainya. Ada kalanya pernyataan mereka tidak perlu ditanggapi, apabila mereka menyerukan di tempat mereka sendiri yang mana mereka berkumpul bersama kaum mereka, yang sama-sama satu pemikiran dan juga sama-sama gilanya. Tapi kalau suara mereka sudah sampai masuk ke negeri yang saya tempati, bahkan sampai mengusik, rasanya bisa mendidih darah ini.
    Memang, inilah yang disebut dengan cinta. Apabila ada orang yang dicintai dihina seperti ini sudah pasti saya akan mati-matian membela orang yang saya cintai. Kalau anda mencintai nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa salam, maka saya ingin anda juga membela beliau, baik dengan memberikan bantahan kepada kaum feminis dengan pemikiran dan tuduhan-tuduhan mereka.
    Jawaban saya atas tuduhan yang mereka lontarkan bahwa nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa salam adalah seorang poligamis dan seorang pedofilia, adalah bahwasannya tuduhan tersebut tidaklah benar. Rasululloh shallallahu’alaihi wa salam menikah bukanlah atas dasar nafsu beliau semata. Kalau kita kembali kepada shiroh nabi, maka anda akan ketahui bahwasannya rasululloh setelah Khadijah meninggal menikah dengan Saudah radhiyallahu’anha. Saudah adalah bekas budak, hitam, janda dan sudah tua. Dan rasululloh shallallahu’alaihi wa salam menikah dengan wanita-wanita pada saat itu adalah kebanyakan janda. Ada yang ditinggal suaminya meninggal, ada juga yang karena budak, dan ingin dimerdekakan. Ada juga karena ingin mendamaikan dua kabilah yang berperang.
    Poligami yang dilakukan oleh rasululloh shallallahu’alaihi wa salam, tidaklah asal menikah seperti yang dilakukan oleh raja-raja pada zaman dahulu. Poligami juga adalah syari’at yang dibawa oleh nabi-nabi dari umat terdahulu, seperti Nashara, Yahudi, dan kaum-kaum sebelum itu, seperti nabi Sulaiman ‘alaihissalam dan Daud ‘alaihissalam. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam juga mempunyai dua istri. Mereka semua mengajakan poligami, jadi kalau tuduhan poligami seperti mengatakan “POLIGAMI HARAM”, maka orang-orang feminis tersebut telah menolak syari’at seluruh nabi dari awal sampai akhir.
    Kemudian, tuduhan pedofilia. Pedofilia seperti yang kita ketahui adalah perilaku seksual yang menyimpang, yaitu lebih menyukai wanita di bawah umur daripada yang sebaya atau telah dewasa. Para ahli masih berbeda pendapat, terhadap berapa umur yang dianggap sebagai anak-anak di bawah umur, sebab batasan seseorang di bawah umur adalah mereka belum baligh. Bagi wanita ditandai dengan menstruasi atau keluarnya bulu di tempat-tempat yang seharusnya keluar. Kalau rasululloh Shallallahu’alaihi wa salam adalah seorang pedofilia, maka beliau akan menikah dengan banyak anak kecil, tapi hal itu tidak dilakukan. Beliau menikah dengan Aisyah radhiyallahu’anha adalah karena wahyu semata, bukan atas kehendak beliau sendiri. Dan juga adalah karena ingin mempererat tali silaturahim dengan Abu Bakar Ash Shidiq radhiyallahu’anhu. Dan juga Aisyah radhiyallahu’anha adalah salah satu Shahabiyah yang paling mampu untuk mendampingi rasululloh shallallahu’alaihi wa salam dalam menjelaskan persoalan-persoalan fiqih yang tidak bisa dijelaskan oleh rasululloh shallallahu’alaihi wa salam sendiri. Dan Aisyah radhiyallahu’anha adalah salah satu shahabiyah yang banyak meriwayatkan hadits karena ingatannya yang luar biasa. Bahkan banyak para shahabat yang berguru kepada beliau radhiyallahu’anha.
    Alasan-alasan di atas adalah sebuah catatan khusus bagi mereka yang mengatakan bahwa rasululloh shallallahu’alaihi wa salam adalah seorang pedofilia. Kemudian, tuduhan tersebut dapat di bantahkan lagi, karena Aisyah radhiyallahu’anha adalah istri ketiga beliau, dan setelah itu beliau shallallahu’alaihi wa salam menikah dengan janda-janda. Jadi tidaklah mungkin seseorang yang mempunyai kelainan pedofilia malah menikahi orang-orang yang bukan seumuran dengan anak kecil. Ini makin menguatkan bukti bahwa beliau menikah dengan Aisyah radhiyallahu’anha karena wahyu, bukan karena keinginan hatinya.
    Di negara Indonesia sendiri dulu, banyak orang yang menikah muda. Umur masih 14 tahun sudah nikah, apakah itu mengindikasikan negara Indonesia adalah negara pedofilia? Tentu saja tidak. Ada beberapa faktor, hal ini terjadi, yaitu: mungkin karena itu adalah adat istiadat, mungkin karena ada sebab atau faktor tertentu. Faktor ini bisa bermacam-macam, misalnya orang yang miskin, ingin menaikkan derajatnya maka ia menikahkan putri mereka yang masih belia. Atau mungkin karena keinginan orang yang berkuasa kala itu. Dan hal ini sering kita ketahui di Indonesia pada zaman dulu. Kita masih ingat bagaimana zamannya Ibu Kartini, ketika perempuan yang masih belia sudah menjadi istri orang. Apakah ini mengindikasikan Indonesia adalah negara pedofil? Tentu tidak, justru menurutku tuduhan pedofil ini berbalik kepada orang yang menghina.
    Rasululloh shallallahu’alaihi wa salam pernah bersabda bahwa apabila seseorang yang tidak terbukti menuduh seseorang, maka tuduhan itu akan berbalik kepada diri mereka sendiri. Hal ini juga sudah terbukti, banyak juga ternyata orang-orang kaum feminis yang katanya memperjuangkan perempuan, ternyata mereka melegalkan pelacuran, melegalkan lesbian, melegalkan kesetaraan gender. Bahkan beberapa waktu lalu (lupa baca di mana) ada seorang “Lover Boy”, yang ternyata ia sendiri adalah dari kaum feminis. Jadi pedofilia kalau hanya mengatakan, hanya laki-laki saja yang punya penyakit ini, juga tidak benar. Pedofilia itu baik laki-laki ataupun perempuan sama saja. Rasululloh Shallallahu’alaihi wa salam adalah seorang manusia pilihan, tidak pernah punya penyakit mental seperti itu, dan beliau mustahil menjadi nabi kalau punya penyakit mental seperti itu.
    Wallahua’lam bishawab.

    Beberapa diskusi yang diusung oleh orang-orang yang tidak suka dengan Islam adalah selalu mencemooh figur orang yang kita junjung, yaitu nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa salam. Beliau adalah sebaik-baik makhluk, seorang rasul dan tidak ada orang yang bisa menyamai beliau, sebab Allah telah memilih dari setiap manusia orang yang terbaik untuk membawa syari’at ini. Mustahil apabila seorang rasul mempunyai penyakit jiwa, atau kelainan-kelainan psikologis seperti yang dituduhkan oleh orang-orang orientalis, feminis dan juga orang-orang yang memang sejalan dengan pemikiran mereka.

    Muhammad Shallallahu’alaihi wa salam seperti yang kita tahu, lahir dari suku Quraisy. Saat itu suku Quraisy, sangat terkenal dalam menjaga nasab. Pada zaman dahulu orang-orang yahudi dan orang-orang arab terkenal dalam menjaga nasab mereka. Maka dari itulah, pelacur bagi mereka adalah pekerjaan yang hina. Dan para pezina yang ada pada zaman tersebut, benar-benar dicemooh, dan dikucilkan. Dan pada zaman jahiliyah tersebut apabila seorang wanita melahirkan bayi perempuan, maka niscaya bayi tersebut akan diacuhkan, serasa tidak disayang. Karena bayi laki-laki adalah harapan bagi setiap orang kala itu. Read the rest of this entry »

    Topics: Aktual, Catatanku | No Comments »

    Tidak Setiap Programmer itu Nerd

    By Abu Aisyah | November 16, 2009

    Tikipal orang dilihat pangkatnya

    Tikipal orang dilihat pangkatnya

    Barangkali yang seringkali sudah terpatri di setiap pikiran orang-orang adalah Programmer itu ciri-cirinya adalah Nerd. Bisa sih dibilang begitu, tapi jangan lupa kalau programmer juga manusia yang terkadang juga punya perasaan untuk berdandan. Tapi saya juga tidak terlalu sering melihat programmer yang mau mengurusi badan mereka.

    Programmer itu biasanya mendapatkan tekanan, terlebih-lebih ketika pekerjaannya mereka dikejar deadline. Yang paling mungkin sering diomeli adalah mereka yang membawahi programmer-programmer ini, sebut saja manajer IT. Harus bisa merangkum seluruh pekerjaan anak buahnya, harus mengerti tipikal kodingnya, dan benar-benar harus mengetahui logika yang dimainkan anak buahnya tersebut.

    Makanya kalau kita lihat tipikal-tikipal orang yang bekerja di Perusahaan IT, kita bisa melihat bagaimana wajah mereka ketika berpapasan dengan mereka, atau ketika kita lagi makan siang bersama mereka. Programmer, sudah pasti rambut mereka kelihatan acak-acakan, pakaian seadanya, sedangkan manajernya kelihatan lebih nerd, general manajernya yang punya gaji 4 kali dari gaji manajernya senyam-senyum saja menghadapi semua orang. Dan bagi Presdir, nggak mau tau pokoknya terima uang beres.

    Seharusnya programmer juga lebih melihat penampilan. Tentu saja orang yang berada di bawah tidak selamanya berpakaian serba adanya. Jangan-jangan suatu saat nanti programmer ini hanya pakai sarung atau karung goni untuk berangkat ke kantor. (attack) Menurutku, dilihat juga sih, dengan siapa kita berhadapan. Kalau kita memang bekerja di sebuah instansi, pakaian juga harus dilihat, agar terlihat bisa dihargai oleh orang lain, juga tatanan rambut diatur sedemikian rupa, sehingga bisa seperti dihormati oleh orang lain (rambut adalah mahkota dude)! Dan yang paling penting adalah pakaian yang menunjukkan wibawa seseorang. Dengan pakaian yang rapi, so pasti tanggapan bahwa programmer itu nerd akan hilang.

    Topics: Catatanku | No Comments »

    Inkscape Vector Graphic Editor – Alternative Software Open Source Vector Graphics.

    By Abu Aisyah | November 13, 2009

    Test Skulo

    Test Skulo

    Inkscape, that’s his name. Simple shape, small and lightweight. This software is a solution for those who used to work with vector graphics software uses, but can not afford to buy a license to the millions. One more open source offers an alternative, the Inkscape.

    If you are using the Ubuntu linux OS, then you can get it with the command sudo apt-get install inkscape. Small size, of course, you do not have to download it for long. See this Screenshoot.

    Screenshoot Inkscape

    Screenshoot Inkscape

    I was the person who just know the image by using the path or vector. First time using it with the help of a tutorial site on the internet, I can learn little by little. The future Insha Allah I will insert my work a bit to be placed in each of my writing. Just wait!!

    Cangkir

    Cangkir

    Topics: Catatanku, Ngoprek | No Comments »

    Next Round Episode Cicak vs Buaya

    By Abu Aisyah | November 11, 2009

    Analisa Dari Orang Pinggiran Terhadap Kasus KPK

    Kasus KPK dan POLRI kini semakin menjadi lebih seru lagi setelah Wiliardi Wizard bersaksi bahwa ia disuruh oleh petinggi POLRI untuk menghabisi Antasari. Target utama adalah untuk melumpuhkan KPK terutama orang yang menjadi pimpinan KPK yaitu Antasari. Berita selengkapnya silakan ikuti kesaksian Wiliardi Wizard di sini dan di sini.

    Kasus yang melariskan koran-koran bak kacang goreng ini membuat sedih sebagian besar rakyat Indonesia. Di mana hukum sudah tidak dihargai, di mana kekuatan kebenaran hanyalah dinilai dengan uang. Setelah kasus suap di anggota DPR, skandal Antasari,  kini muncul kasus dugaan suap oleh KPK, lalu muncul Anggodo, yang terakhir WW bilang bahwa dia disuruh oleh petinggi POLRI. Semakin seru dan semakin ruwet.

    Aku punya pandangan lain ya, sebut saja kita sedikit bermain hipotesa. Hipotesaku adalah Antasari memang punya hubungan dengan Nasrudin, terutama dengan Rani. Kemungkinan si Rani ini memang ada sebuah skandal yang seharusnya tidak sampai diungkap ke publik. Namun ternyata skandal ini diendus oleh Mr. X. Mr. X inilah yang akhirnya menggunakan kesempatan dalam kesempitan untuk memfitnah Antasari.

    Mungkin ketika itu ketua KPK sedang menyelidiki sebuah kasus yang bisa membuat negeri ini goncang. Kalau dilihat ada pihak-pihak yang berkepentingan di dalam hal ini yang membuat mereka semua tutup mulut soal ini. Sebagaimana kesaksian WW barusan, bahwa ada campur tangan Polri dalam masalah ini. Ketika Mr X ini akan menghentikan langkah KPK untuk menyelidikinya, mungkin ia meminta bantuan orang yang bisa membuat sebuah skenario ini. Siapa lagi kalau bukan dari pihak kepolisian? Pihak kepolisianlah yang bisa membuat sebuah kasus mencuat, dan bisa membuat sebuah kasus tenggelam.

    Karena itu, kepolisian kalau hanya orang berpangkat menengah tentu tidaklah bisa. Orang yang bisa menjalankan skenario konspirasi ini harus orang yang tidak tersentuh. Paling tidak orang yang berada di pucuk pimpinan Polri yang bisa membuat kasus ataupun menutup kasus. Karena itulah orang tersebut mau dan bisa menyuruh orang sekelas WW. Ada dua kondisi, yaitu WW tahu skenarionya atau WW tidak tahu skenarionya. Tapi dari apa yang telah terjadi sudah bisa dipastikan WW tahu skenarionya.

    Intinya, si Antasari adalah orang yang berada di tempat dan di waktu yang tidak tepat. Ia dijebak lantaran wanita. Ada pelajaran yang bisa kita ambil di sini, wanita bisa membuat kita terjebak dalam sebuah keruwetan dari keruwetan yang sudah ada. Kalau WW sudah bersaksi bahwa ia mendapatkan tekanan. Maka konspirasi yang ada hingga menewaskan seorang bernama Nasrudin ini benar-benar konspirasi yang orang-orang bawah tidak bisa menggapainya. Apakah ada hubungannya dengan orang yang paling penting di negara ini? Sepertinya aku makin tidak suka arah investigasi ini kemana. Sebenarnya ada premis-premis yang ingin aku utarakan tapi, aku tak mau gegabah menyimpulkannya. Otak dari kasus ini, adalah pada salah satu orang yang akan diselidiki oleh Antasari ketika ia menjabat ketua KPK. Kalau dirunut benangnya maka sambungan pertama adalah BANK Indonesia, Kejaksaan dan Pemilu. Ketiga poin inilah yang sebenarnya terakhir kali diusut oleh KPK. Mungkin KPK saat itu menemui sebuah kasus yang melibatkan orang-orang yang ada di Bank Indonesia, kemudian berhubungan dengan orang-orang yang ada di Kejaksaan serta berhubungan dengan pemilu yang ketika itu terjadi. Menurutku Mr X ini berusaha agar kasus itu hanya terhenti di KPK dengan mengganjal pendekar anti korupsi ini. Sehingga tidak mengobok-obok kepentingannya yang saat itu kuat di lembaga-lembaga tinggi negara.

    Wallahu a’lam.

    Analisa Dari Orang Pinggiran Terhadap Kasus KPK
    Kasus KPK dan POLRI kini semakin menjadi lebih seru lagi setelah Wiliardi Wizard bersaksi bahwa ia disuruh oleh petinggi POLRI untuk menghabisi Antasari. Target utama adalah untuk melumpuhkan KPK terutama orang yang menjadi pimpinan KPK yaitu Antasari. Berita selengkapnya silakan ikuti kesaksian Wiliardi Wizard.
    http://www.detiknews.com/read/2009/11/10/152458/1239048/10/wiliardi-sebut-penahanan-antasari-dikondisikan-petinggi-polri
    http://www.detiknews.com/read/2009/11/10/152832/1239046/10/wiliardi-akui-terima-uang-operasional-rp-500-juta
    Kasus yang melariskan koran-koran bak kacang goreng ini membuat sedih sebagian besar rakyat Indonesia. Di mana hukum sudah tidak dihargai, di mana kekuatan kebenaran hanyalah dinilai dengan uang. Setelah kasus suap di anggota DPR, skandal Antasari,  kini muncul kasus dugaan suap oleh KPK, lalu muncul Anggodo, yang terakhir WW bilang bahwa dia disuruh oleh petinggi POLRI. Semakin seru dan semakin ruwet.
    Aku punya pandangan lain ya, sebut saja kita sedikit bermain hipotesa. Hipotesaku adalah Antasari memang punya hubungan dengan Nasrudin, terutama dengan Rani. Kemungkinan si Rani ini memang ada sebuah skandal yang seharusnya tidak sampai diungkap ke publik. Namun ternyata skandal ini diendus oleh Mr. X. Mr. X inilah yang akhirnya menggunakan kesempatan dalam kesempitan untuk memfitnah Antasari.
    Mungkin ketika itu ketua KPK sedang menyelidiki sebuah kasus yang bisa membuat negeri ini goncang. Kalau dilihat ada pihak-pihak yang berkepentingan di dalam hal ini yang membuat mereka semua tutup mulut soal ini. Sebagaimana kesaksian WW barusan, bahwa ada campur tangan Polri dalam masalah ini. Ketika Mr X ini akan menghentikan langkah KPK untuk menyelidikinya, mungkin ia meminta bantuan orang yang bisa membuat sebuah skenario ini. Siapa lagi kalau bukan dari pihak kepolisian? Pihak kepolisianlah yang bisa membuat sebuah kasus mencuat, dan bisa membuat sebuah kasus tenggelam.
    Karena itu, kepolisian kalau hanya orang berpangkat menengah tentu tidaklah bisa. Orang yang bisa menjalankan skenario konspirasi ini harus orang yang tidak tersentuh. Paling tidak orang yang berada di pucuk pimpinan Polri yang bisa membuat kasus ataupun menutup kasus. Karena itulah orang tersebut mau dan bisa menyuruh orang sekelas WW. Ada dua kondisi, yaitu WW tahu skenarionya atau WW tidak tahu skenarionya. Tapi dari apa yang telah terjadi sudah bisa dipastikan WW tahu skenarionya.
    Intinya, si Antasari adalah orang yang berada di tempat dan di waktu yang tidak tepat. Ia dijebak lantaran wanita. Ada pelajaran yang bisa kita ambil di sini, wanita bisa membuat kita terjebak dalam sebuah keruwetan dari keruwetan yang sudah ada. Kalau WW sudah bersaksi bahwa ia mendapatkan tekanan. Maka konspirasi yang ada hingga menewaskan seorang bernama Nasrudin ini benar-benar konspirasi yang orang-orang bawah tidak bisa menggapainya. Apakah ada hubungannya dengan orang yang paling penting di negara ini? Sepertinya aku makin tidak suka arah investigasi ini kemana. Sebenarnya ada premis-premis yang ingin aku utarakan tapi, aku tak mau gegabah menyimpulkannya. Otak dari kasus ini, adalah pada salah satu orang yang akan diselidiki oleh Antasari ketika ia menjabat ketua KPK. Kalau dirunut benangnya maka sambungan pertama adalah BANK Indonesia, Kejaksaan dan Pemilu. Ketiga poin inilah yang sebenarnya terakhir kali diusut oleh KPK. Mungkin KPK saat itu menemui sebuah kasus yang melibatkan orang-orang yang ada di Bank Indonesia, kemudian berhubungan dengan orang-orang yang ada di Kejaksaan serta berhubungan dengan pemilu yang ketika itu terjadi. Menurutku Mr X ini berusaha agar kasus itu hanya terhenti di KPK dengan mengganjal pendekar anti korupsi ini. Sehingga tidak mengobok-obok kepentingannya yang saat itu kuat di lembaga-lembaga tinggi negara.
    Wallahu a’lam.

    Topics: Aktual, Catatanku | 1 Comment »

    Schedule Your Post

    By Abu Aisyah | November 10, 2009

    credits by me

    credits by me

    Kurang lebih sudah sejak tahun 2002 aku mengenal yang namanya blog. Pertama kali itu pun dikenalkan oleh si Silentwind. Dulu kalau tidak salah blogku bernama adn.silentwind.com, sekarang dah nggak ada. Dan semenjak aku join di milis junker terbesar di dunia (id-gmail), pengalamanku ngeblog makin bertambah. Karena di sana walaupun obrolannya junker, tapi isinya bukan junker biasa.

    Dari sana mulai kenal blognya Enda, Priyadi dan juga yang lain. Entah dari dua orang ini mana yang bisa disebut sebagai orang nomor satu di dunia blogger. Sebab tulisan mereka sudah banyak kala itu. Dan sering juga opini-opini yang ditulis di blog mereka membuat kita berpikir. Tapi si Enda, udah jarang nulis, dan diganti oleh Priyadi. Sempat juga dikatakan Bapak Blogger kala itu sudah berganti kepada Priyadi :) . Namun ternyata setelah beberapa waktu berlalu, ternyata Priyadi jarang ngeblog juga. Lantaran ketularan Facebook, Plurk, dan Twitter.

    Akhirnya orang-orang yang jarang ngeblog disebut mempunyai sebuah penyakit, namanya Priyadingitis. Namun ternyata sekarang ada solusi biar kita tetap konsisten ngeblog. Yaitu Schedule. Sebenarnya fitur ini sudah lama ada di wordpress, atapun di blogspot. Cuma mungkin kita jarang menggunakannya. Saya juga pernah mencoba, misalnya saya bikin blog baru tapi date-nya saya ubah di tahun 2004. Biar dianggap orang sudah lama. Ternyata bisa juga. Dan tidak terbatas tanggalnya sampai berapa dan waktunya pula sampai berapa.

    Ketika anda posting (asumsi anda memakai wordpress versi 2.8.xx), di atas tombol Publish, ada option Publish immediately. Di sanalah anda bisa mensetting tanggal kapan posting anda akan publish. Jadi kalau misalnya andabiar dianggap tiap hari posting di blognya, aktif terus. Maka inilah cara yang bagus untuk tetap eksis ngeblog. Ya…cara ini tidak efektif kalau misalnya anda mau menulis sesuatu yang uptodate. Tapi paling tidak ini sangat membantu kalau-kalau anda mau menuliskan sesuatu secara periodik. Yang penting kita bisa mengucapkan selamat tinggal pada penyakit Priyadingitis (rock)

    Topics: Aktual, Catatanku, Ngoprek | No Comments »

    Cara Setting Nulis Arab di Linux Ubuntu

    By Abu Aisyah | November 9, 2009

    Semua orang kepingin bisa nulis arabic, terutama mereka yang memang pekerjaan atau hobinya berhubungan dengan ini. Di linux bisa!! Sengaja tutorial ini pake bahasa indonesia, biar mudah dimengerti bagi mereka yang memang tidak bisa bahasa inggris dan biar mudah aja :P
    1. OK pertama-tama, saya coba ini di Linux Ubuntu 9.04, software Open Office 3.0. Setelah anda menginstall linux ubuntu, sudah pasti anda langsung bisa mengakses Open Office. Buka Open Office!!
    2. Seperti inilah kira-kira pertama kali tampilan open Office. Kalau anda ingin menulis Arabic, harusnya di sebelah pengaturan model paragraf akan muncul tombol untuk mengatur tulisan left-to-right dan right-to-left. Untuk bisa memunculkannya, pilih Tools -> Options -> Language Settings, pilih Enchanced Language Support, dan centang Enabled for Asian Languages dan Enabled for complex layout (CTL).
    Apabila berhasil maka akan muncul tombol left-to-right dan right-to-left seperti gambar berikut
    3. Langkah berikutnya masuk ke menu utama System -> Preferences -> Keyboard. Kemudian pilih tab Layouts. Tambahkan Layout Arabic sesuai bahasa, lihat gambar berikut:
    4. Berikutnya pilih short cut untuk mengubah Layout. Pada Keyboard Preferences pada gambar di atas, klik tombol Layout Options, maka akan muncul seperti gambar berikut:
    Kalau saya lebih memilih untuk merubahnya pakai Alt + Shift, terserah sih milihnya. Sudah gitu aja.
    5. Testing. Untuk ngetes, kembali ke Open Office. Pilih right-to-left, ganti layout dengan Alt + Shift, dan et voila, Anda bisa nulis arabic :D
    Panduan ini tidak jaminan 100%. Kalau ada pertanyaan seputar ini silakan berikan komentar!

    Semua orang kepingin bisa nulis arabic, terutama mereka yang memang pekerjaan atau hobinya berhubungan dengan ini. Di linux bisa!! Sengaja tutorial ini pake bahasa indonesia, biar mudah dimengerti bagi mereka yang memang tidak bisa bahasa inggris dan biar mudah aja :P

    Berikut langkah-langkahnya:

    1. OK pertama-tama, saya coba ini di Linux Ubuntu 9.04, software Open Office 3.0. Setelah anda menginstall linux ubuntu, sudah pasti anda langsung bisa mengakses Open Office. Buka Open Office!!

    2. Seperti inilah kira-kira pertama kali tampilan open Office. Kalau anda ingin menulis Arabic, harusnya di sebelah pengaturan model paragraf akan muncul tombol untuk mengatur tulisan left-to-right dan right-to-left. Untuk bisa memunculkannya, pilih Tools -> Options -> Language Settings, pilih Enchanced Language Support, dan centang Enabled for Asian Languages dan Enabled for complex layout (CTL).

    Apabila berhasil maka akan muncul tombol left-to-right dan right-to-left seperti gambar berikut

    3. Langkah berikutnya masuk ke menu utama System -> Preferences -> Keyboard. Kemudian pilih tab Layouts. Tambahkan Layout Arabic sesuai bahasa, lihat gambar berikut:

    4. Berikutnya pilih short cut untuk mengubah Layout. Pada Keyboard Preferences pada gambar di atas, klik tombol Layout Options, maka akan muncul seperti gambar berikut:

    Kalau saya lebih memilih untuk merubahnya pakai Alt + Shift, terserah sih milihnya. Sudah gitu aja.

    5. Testing. Untuk ngetes, kembali ke Open Office. Pilih right-to-left, ganti layout dengan Alt + Shift, dan et voila, Anda bisa nulis arabic :D

    Panduan ini tidak jaminan 100%. Kalau ada pertanyaan seputar ini silakan berikan komentar!

    Topics: Catatanku, Linux, Ngoprek, Open Source | No Comments »

    « Previous Entries